Arahan pemari pada seminar APTIKOM wilayah 7
Arahan pemateri pada seminar APTIKOM wilayah 7

Pelaksanaan Tri Darma merupakan hal yang wajib bagi dosen, namun keterbaruan informasi tentang bagaimana strategi dalam melaksanakan hal tersebut secara efektif merupakan hal sulit. Karena itu dengan adanya Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika & Komputer (APTIKOM) menjadi kemudahan dalam update informasi dan sharing antar Universitas yang berskala nasional. Salah satu Tri Dharma yang APTIKOM 7 (Komunitas  untuk regional jawa timur) usung kali ini tentang “penelitian” yang dilaksanakan di Sekolah Tinggi Informatika & komputer Indonesia (STIKI) Malang pada tanggal 4 Maret 2017.

Suasana seminar APTIKOM wilayah 7 2017
Suasana seminar APTIKOM wilayah 7 2017

Pada acara APTIKOM 7 di isi oleh Dr. Achmad Nizar Hidayanto, S.Kom., M.Kom dari Universitas Indonesia mengenai penulisan artikel ilmiah dan sistematika untuk publikasi internasional. Pembahasan pada seminar di khususkan untuk yang ingin meneruskan kuliah S3 atau yang sedang kuliah S3. Salah satu pembahasan mengenai kunci penelitan yang baik terdiri dari 5 aspek, dimana yang pertama adalah yang terpenting yaitu penulisan topik yang baik. Pembicara sering menekankan bila ingin memperoleh topik dan materi penelitan yang bagus, maka membacalah jurnal dan conference sebanyak-banyaknya. Bahkan mahasiswa S3 bimbingan beliau wajib membaca dan mereview 1000 jurnal internasional. Kedua, mengenai menganalisis waktu dan pembiayaan penelitian. Ketiga, pilihlah kebaharuan dari penelitian (Novel) dengan cara membaca jurnal internasional yang relevan dengan topik penelitian. Keempat dan kelima tentang Menggunakan Etika Penelitian  secara benar dan Relevansi yang dinilai dari nilai implikasi penelitian. Tentu dengan acara seperti ini sangat membantu dalam menunjang pelaksanaan Tri Dharma Dosen khususnya Teknik Informatika UNIDA Gontor. Harapannya, kegiatan ini dapat memotivasi dosen dan mahasiswa khususnya Teknik Informatika untuk meneliti dan mempublikasikan hasil penelitian bertaraf nasional maupun internasional.

 

Leave a Reply