Kelompok Studi Linux – Darussalam Gontor (KSL Dragon) mengikuti meetup atau pertemuan rutin yang diselenggarakan oleh Kelompok GNU/Linux Malang (KLIM). Acara tersebut dilaksanakan pada hari jumat,  25 Januari 2019 di basecamp KLIM yaitu di Cafe Werkudara. Tema workshop yang dibahas adalah “Lingkungan Ngoding Python dengan Docker”. Pemateri yang mengisi acara workshop tersebut yaitu Hafid Hidayatullah. Seorang Full Stack Python Developer dari Biji Inovasi, Malang. Persyaratan yang harus dilengkapi untuk mengikuti workshop ini antara lain : Membawa laptop, sudah terinstall  docker maupun docker-compose, serta tentu menggunakan sistem operasi GNU/Linux.

Poster Acara Ngoding Phyton dengan Docker

Meetup rutin dilaksanakan setiap dua minggu sekali pada hari jumat,  meetup ini berguna untuk menggali pengetahuan, wawasan, dan kemampuan dalam mengetahui dunia industri teknologi informasi teutama pada aplikasi berbasis opensource. Termasuk docker yang dibahas pada meetup minggu ini, docker adalah salah satu platform yang dibangun berdasarkan teknologi container. Docker merupakan sebuah project open-source yang menyediakan platform terbuka untuk developer maupun sysadmin untuk dapat membangun, mengemas, dan menjalankan aplikasi dimanapun sebagai sebuah wadah (container) yang ringan. Dengan sangat populernya docker, sebagian orang sering menganggap docker adalah sebutan lain untuk container[1]. Selain itu python juga merupakan bahasa pemrograman yang lebih sederhana pemakaiannya daripada bahasa pemrograman yang lain seperti: C, C++, Php, Java, HTML, dll. Python juga termasuk bahasa pemrograman yang dapat diimplementasikan pada berbagai bidang misalnya: AI (Artificial Intelligence), Web Application, Mobile Application, Data Science, dsb. Maka dari itu kombinasi pemrograman python yang diterapkan pada lingkungan docker sangat membantu pekerjaan developer dalam membuat suatu aplikasi. Karena dengan docker, developer dapat menentukan kebutuhan spesifik mungkin pada aplikasi yang digunakan sehingga dapat meminimalisir memori yang ada pada aplikasi.

Cerianya Para Peserta Ngoding Phytondengan Docker

Para peserta juga sangat antusias mengikuti meetup tersebut, karena mereka mendapat banyak gambaran tentang docker sekaligus pemrograman python yang langsung diimplementasikan dalam dunia industri. Apalagi revolusi industri sekarang sudah mencapai 4.0, dimana segala bidang tidak lain membutuhkan sebuah teknologi untuk mempermudah pekerjaan manusia dan menghemat biaya, waktu, dsb. Delegasi dari KSL Dragon diharapkan suatu saat nanti dapat menyalurkan ilmu pengetahuan dan informasi yang telah didapat dari meetup KLIM minggu ini sehingga anggota KSL Dragon khususnya dapat mengimplementasikannya di Universitas Darussalam Gontor (UNIDA Gontor).