Antisipasi virus Ransomware dengan 4 langkah ini !
Apa itu Ransomware ?

Antisipasi virus Ransomware dengan 4 langkah ini !

Antisipasi virus Ransomware dengan langkah ini !

Apakah Anda pernah mendengar virus Ransomware? Ransomware adalah sejenis malware yang intinya mampu mengambil alih kendali atas sebuah komputer dan mencegah penggunanya untuk mengakses data karena data tersebut telah di Encrypt hingga tebusan dibayar.

Di tahun 2019 ini, di Indonesia sekarang sedang maraknya device yang terkena virus Ransomware hingga Kementrian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia mengeluarkan himbauan pers klik disini, tidak diketahui asalnya dari mana, tetapi virus ini sudah menyebar luas di negara kita ini,

Dan untuk pemulihannya dibilang sulit untuk di “decrypt” kembali, adapun solusi terakhir dalam pemulihan virus Ransomware ini yaitu dengan membayar tebusan yang pembuat virus ini berikan dengan jaminan data kita akan kembali, tetapi itupun masih meragukan..

Berikut tips untuk menghindari virus Ransomware yang berbahaya :

  1. BackUp Data Penting. Hal yang satu ini dianggap sangat penting sekali,jika data di dalam device berhubungan dengan dunia pendidikan atau kerja, saya sarankan untuk BackUp data yang menurut kalian paling penting, dan harus ada cadangannya, jika tidak punya HDD eks, bisa juga BackUp melalui Cloud atau Drive manapun.
  2. Install  Anti Virus Terpercaya. Antivirus menjadi Software wajib yang dimiliki setiap Device, setidaknya untuk melindungi komputer dari virus biasa sudah cukup menggunakan Antivirus bawaan OS atau Antivirus ringan lainnya, tetapi berbeda dengan Ransomware ini, Antivirus juga kemungkinan kesusahan dengan adanya Ransomware itu, maka dari itu dibutuhkan Antivirus yang cukup kuat yang bisa melindungi Device.
  3. Install Deep Freeze Atau Aplikasi Semacamnya. Pernah mendatangi Internet Cafe ?, pasti tidak asing lagi kan sama yang namanya DeepFreeze ini, Deepfreeze ini adalah software yang bisa membekukan drive kita setiap kali komputer kita booting. jadi penjelasannya adalah, misalkan kita mau membekukan drive C di suatu folder atau data ‘x’ dan ‘y’. maka setiap kali komputer booting maka drive C hanya berisi ‘x‘ dan ‘y’, walaupun kita tambahkan file ‘z’ di komputer sebelum komputer booting maka file tersebut tidak akan tersimpan di drive C setelah komputer booting, atau seakan-akan tidak terjadi apa-apa dengan device anda.
  4. Lebih Berhati-Hati lagi ketika berseluncur di Internet. Sebuah kecerobohan kita juga sebagai pengguna, lalai dalam keamanan Cyber, dan ini merupakan faktor utama ketika suatu device terkena virus, mau bagaimanapun juga, User sendiri yang menentukan sejauh mana anda sekalian berseluncur di Internet, jadi,waspada dengan link mencurigakan, tidak sembarangan klik-klik suatu Pop-Ads di browser, meningkatkan keamanan dan kenyamanan kita dalam berseluncur di Internet menjadi prioritas utama kita sebagai user dalam bertindak.
Antisipasi virus Ransomware dengan langkah ini !

Dengan adanya tips ini, diharapkan kita lebih aware dengan keamanan cyber yang sangat rentan saat ini, mudahnya akses dan terbukanya data kita lebih terbuka ke internet, memudahkan para pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melancarkan niat jahatnya.

Leave a Reply

Close Menu