Kolaborasi Mahasiswa TI dan K3 Berujung pada Best Paper dan Jurnal SINTA 2 Part 2
Kolaborasi Mahasiswa TI dan K3 Berujung pada Best Paper dan Jurnal SINTA 2 Part 1

Kolaborasi Mahasiswa TI dan K3 Berujung pada Best Paper dan Jurnal SINTA 2 Part 2

Setelah kami (Fikky & Ario) menyelesaikan semuanya tibalah masa dimana dosen pembimbing kami menyarankan untuk mengajukan penelitiannya ke jenjang yang lebih tinggi dan mencoba untuk bersaing dengan mahasiswa/dosen dari kampus lain di seluruh Indonesia, dan tibalah akhirnya mendaftar pada salah satu event ternama yaitu Call of Papers Sisfotek 2019 yang diadakan di Jakarta.

Ketika maju untuk menyampaikan saran IT untuk Indonesia

Menurut data dari panitia penyelenggara ada 80 kelompok dari berbagai Universitas di Indonesia yang mengajukan dan hanya 40 yang bisa lolos untuk bisa di seminarkan di Jakarta tepatnya di Universitas Budi Luhur, pada hari Rabu 14 Agustus 2019 paper yang kami ajukan dinyatakan diterima dan dapat diseminarkan di Universitas Budi Luhur Jakarta, Akhirnya Fikky selaku penulis utama mempersiapkan diri untuk menjadi pemakalah pada Seminar SISFOTEK 2019,

             Pada Rabu, 25 September 2019 sebelum masing-masing peserta menyampaikan penelitiannya, lebih dulu dilaksanakannya seminar nasional SISFOTEK dengan tema “Penguatan SDM IT dalam Era Digital dalam Menghadapi Masyarakat 5.0” diruang Auditorium Universitas Budi Luhur Jakarta dengan pemateri Prof. Dr. Ir. Marsudi Wahyu Kisworo, IPU dan Dr. Windu Gata, M.Kom. Mereka menyampaikan bahwa “sebagai orang yang bergerak di bidang IT dan untuk menghadapi tantangan Revolusi Industri 5.0 kita harus saling berkolaborasi dengan berbagai aspek dan elemen masyarakat jangan hanya fokus pada satu bidang tapi lihat juga bidang lain yang bisa di kolaborasikan dengan IT, saya yakin dengan adanya kerjasama yang baik pasti kita tidak akan tertinggal jauh dengan negara-negara maju” Tegas Pemateri. Ada satu sesi yang menarik juga ketika Dr. Windu Gata meminta peserta seminar untuk maju dan menyampaikan apa yang harus Indonesia lakukan dalam bidang IT, lalu saya memberanikan diri untuk maju dan menyampaikan beberapa saran untuk Indonesia agar lebih baik kedepannya.

            Selesai seminar nasional yang disampaikan oleh 2 pemateri hebat tersebut lalu masuk ke sesi selanjutnya yaitu penyampaian hasil penelitian dari 40 pemakalah yang terpilih oleh panitia, namun sebelum itu ada sesi ISHOMA agar tubuh dan mental lebih siap untuk presentasi di depan orang-orang hebat. Ada hal yang menarik setelah selesai ISHOMA saya masuk keruangan yang sudah ditentukan panitia, lalu menyadari beberapa hal yang aneh , sempat berbincang-bincang dengan peserta lain dan ternyata semua peserta yang saya tanyakan rata-rata adalah Dosen dan Mahasiswa Pascasarjana, hanya saya saja yang datang sendirian kesana dan masih mahasiswa S1 dalam hati sayapun berkata “kok mahasiswa S1 seperti saya tidak ada yang ikut yah, jadi makin minder nih”.

Ketika Presentasi Sebagai Pemakalah

Lalu dimulailah sesi penyampaian penelitian yang telah dilakukan, satu persatu telah maju dan menyampaikan hasil penelitian yang menurut saya sangat luar biasa dan akhirnya tiba giliran saya maju dengan nomer urut 9 (sebelum terakhir), ohiyah sebelumnya di dalam ruangan itu terbagi jadi 4 ruangan dan 1 ruangan itu terdiri dari 10 orang. Ketika saya maju ada hal yang tidak mengenakan mengganggu saya , yaitu saya harus menyampaikan presentasi di depan dosen-dosen hebat sedangkan saya hanya mahasiswa S1 yang belum lulus , muncullah rasa tidak enakan itu, tetapi saya coba hilangkan mindset untuk takut , minder dll, dengan tegas dan sopan saya sampaikan kepada peserta yang lain “Assalamualaikum, Mohon maaf sebelumnya bapak dosen yang saya hormati, saya Mahasiswa TI Semester 7 ingin menyampaikan hasil penelitian saya yang kebetulan paper yang saya buat ini juga saya jadikan skripsi sebagai syarat untuk memenuhi S1 saya”.

Part Sebelumnya —– Part Selanjutnya

This Post Has 2 Comments

Leave a Reply

Close Menu