“STAND TERBAIK” SEBAGAI LANGKAH AWAL        MAHASISWA SAINS DAN TEKNOLOGI DALAM MENGHADAPI TANTANGAN 5.0

“STAND TERBAIK” SEBAGAI LANGKAH AWAL MAHASISWA SAINS DAN TEKNOLOGI DALAM MENGHADAPI TANTANGAN 5.0

Pelaksanaan  apel  tahunan  Khutbatul  Arsy  bukan  hanya  sebagai  pengenalan  tentang Unida  Gontor,  namun  juga  sebagai  sibghah  dari  PMDG.  Khutbatul  Arsy  juga  merupakan symbol dari miniatur Indonesia dan kehidupan yang akan dilalui oleh setiap santri yang ada di Unida  nantinya,  karena  Khutbatul  arsy  sendiri  merupakan  salah  satu  faktor  penting  dalam pembentukan jati diri santri Gontor yang saat ini telah berevolusi dan berkembang menjadi “mahasantri”.

Demi  menanggapi  kesungguhan  itulah  setiap  individu  yang  ada  di  Universitas Darussalam  ikut  mengambil  peran  dalam  membantu  menyukseskan  acara  penting  ini,  tak terkecuali Fakultas Sains dan Teknologi. Untuk memperkenalkan dan menyuarakan bahwa di era 4.0 ini, masyarakat muslim bukan hanya harus mengikuti alur, namun juga harus membuat kemajuan serta gembrakan-gebrakan untuk mempersiapkan diri demi menghadapi tantangan dunia yang akan segera menyentuh era 5.0. Dengan menggagas tema “ Peran Scientist muslim menghadapi  era  5.0”  diharapkan  mampu  membuat  ilmuwan  muslim  tersadar  dan  semakin termotivasi untuk membawa islam kembali ke masa kejayaannya dulu.

Membawakan  tema  yang  lumayan  berat  tentu  membutuhkan  persiapan  yang matang serta pengorbanan waktu yang tidak sedikit. Setiap elemen dari fakultas pun sangat mendukung dan mau untuk ikut berperan dalam  mensukseskan acara di stand  Fakultas  Sains  dan  Teknologi,  mulai  dari persiapan alat-alat, atribut, serta menujukkan hasil karya mahasiswa dan dosen sebagai bukti bahwa  mahasiswa  Unida  siap  membawa kemajuan  tersebut.  Dengan  mengusung  tema  yang visioner serta persiapan matang inilah Fakultas Sains dan Teknologi mendapat predikat sebagai “Stand Terbaik”.

Mendapat predikat sebagai “Stand Terbaik”, tak lantas membuat mahasiswa puas dan berhenti, namun justru menjadikannya sebagai Langkah awal menuju langkah yang lebih besar. yaitu membawa Kembali kejayaan islam lewat teknologi dan ilmu pengetahuan.

Tinggalkan Balasan

Close Menu