Jika ada suatu organisasi, yang pastinya ada beberapa yang menunjang untuk memajukan sebuah organisasi tersebut. Hal ini juga layaknya seperti Program Studi, yang pasti ada namanya suatu kelompok dalam organisasi yang menonjolkan identitas dari program studi tersebut diantaranya seperti AMOLED atau yang biasa disebut dengan Android Mobile Developer, sebuah komunitas yang berkonsentrasi dalam pembelajaran Sistem Pemograman Mobile dan pengembangan aplikasi di dalamnya. AMOLED digagas oleh Program Studi Teknik Informatika untuk para mahasiswa yang memiliki bakat dalam pengembangan sistem pemograman dan aplikasi mobile.

Syakir sebagai pemateri menjelaskan konsep-konsep untuk meet up pada malam itu

Meet Up dilaksanakan pada pukul 20.00 malam pada hari Selasa, 12 Maret 2019 dengan dibimbing oleh Muhammad Syakir Arif sebagai pemateri dan Muhammad Sirajuddin Mumtaz sebagai Asisten. Acara dimulai dengan pembahasan mengenai pembelajaran Activity and Explicit Intent. Kegiatan tersebut menjelaskan mengenai pembelajaran penggunaan intent untuk perpindahan activity mobile satu sama lain.

Android Studio 3.3, Software Untuk Menjalankan Pengembangan Aplikasi Mobile

Pada sesi awal, Syakir sebagai pemateri menjelaskan tentang konsep pembelajaran yang akan dipraktekkan pada malam itu, lalu beliau memberi gambaran mengenai materi yang akan disampaikan dan sekaligus memberi pengenalan akan kegunaan tool yang akan difungsikan dalam program tersebut. Para mahasiswa pun diberi intruksi untuk mengikuti terlebih dahulu apa yang dijelaskan oleh pemateri.

Rasa antusias mahasiswa dalam mengikuti tahap-tahap yang diberikan oleh pemateri
Pemateri terjun langsung dalam pengajaran pemograman mobile malam itu

Pada sesi selanjutnya, para mahasiswa dihimbau untuk mempraktekkan apa yang telah dijelaskan oleh pemateri. Adapun pemateri dan asistennya pun juga terjun langsung dalam mengawasi dan membimbing para mahasiswa sekaligus membenarkan jika ada yang salah dan memberikan solusi dan ide-ide yang akurat untuk menyelesaikan masalah tersebut. pada akhirnya para mahasiswa pun antusias dan serius ketika melakukan apa yang diintruksikan oleh pemateri karena dengan pembawaan yang sederhana dan teliti membuat para mahasiswa pun mudah dalam mengikuti tahap dan tata cara yang disampaikan oleh pemateri.

Para mahasiswa mengikuti apa yang disampaikan oleh pemateri

Di sesi akhir, para mahasiswa diperkenankan untuk menjalankan program yang sudah dipelajari pada malam itu. Pada detik itu pemateri dan asisten itu akan terus membimbing jika masih ada yang salah hingga program bisa dijalankan dalam emulator/mobile masing-masing

            Setelah melalui pembelajaran yang rumit akhirnya para mahasiswa pun sudah memahami apa yang dijelaskan oleh pemateri. Meet up diakhiri dengan pertanyaan kepada pemateri jika masih ada yang belum paham dan menasihati para mahasiswa akan terus giat untuk melakukan otodidak demi kelangsungan skill masing-masing mahasiswa dalam mendalami sistem pengembangan aplikasi mobile.[Imam TI 2 & Fikky TI 6]

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.